Cak Basman(almarhum), pelawak yang tergabung dalam Kartolo Group, dalam salah satu lawakannya pernah mengatakan, ” Aku nulis iso tapi moco nggak iso” ( Saya menulis bisa tetapi membaca nggak bisa ). Namanya juga lawakan, ya sah-sah saja berkata begitu.Dalam kenyataannya mana ada orang bisa menulis tetapi tidak bisa membaca.

Inti artikel ini bukan disitu. Saya hanya ingin mengatakan bahwa mau dan mampu menulis sebaiknya juga dimbangi dengan mau dan mampu membaca, termasuk di dunia blog. Dengan membaca maka wawasan kita akan menjadi luas karena semakin bertambahnya ilmu pengetahuan.
Menulis memang bisa hanya bersandarkan kepada pengalaman yang merupakan hasil pengamatan. Namun jika ditambah dengan sentuhan ilmu pengetahuan tentu akan lebih sip.

Dalam artikel Bike Riding Basic Training yang saya ikutkan sertakan dalam lomba menulis di Hamberqu, ada beberapa istilah yang saya gunakan sebagai bumbu penyedap misalnya kata FM atau Field Manual.Saya tidak akan memasang kata FM jika saya tidak membaca buku FM milik saya ketika sekolah di Usaics dulu.

Jadi, mari kita imbangi kemampuan menulis dengan kemauan membaca agar tulisan kita walaupun sederhana tetap ada sentuhan-sentuhan yang bisa menggelitik pinggang pembaca.

Related posts:

  1. Jangan Ngeblog Lagi Suer, jangan ngeblog lagi. Lho, mengapa pakde ? Lha iya...
  2. Tehnik Menulis Artikel di Kompasiana.com Kompasiana adalah tempat setiap orang bisa mewartakan peristiwa, menyampaikan pendapat...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.